Langsung ke konten utama

TAMBANG BITCOIN

Teknologi Bitcoin sangat erat hubungannya dengan penambang Bitcoin atau disebut dengan "miner". Sistem bitcoin sendiri sebenarnya tisak akan dapat berjalan apabila tidak ada yang melakukan miner. Miner pada dasarnya berfungsi sebagai operator dari setiap transaksi yang ada pada jaringan Bitcoin.

Kecepatan para operator Miner Bitcoin saat ini diukur dengan kecepatan mereka dalam memecahkan algorithm Bitcoin dalam satuan MHs, GHs maupun THs. Semakin cepat maka semakin besar peluang pendapatan yang akan didapatkan.

Untuk setiap transaksi pengiriman bitcoin dari satu wallet ke wallet berikutnya, para miner inilah yang mengkonfirmasi apakah transaksi tersebut valid atau terjadi double spending.

Apa itu double spending?
Apabila wallet A yang memiliki hanya 1 BTC mencoba mengirimkan 1 BTC ke wallet B dan wallet C pada saat bersamaan. Maka sebelum transaksi dikonfirmasi oleh miner sebetulnya hal itu memungkinkan tetapi pada proses konfirmasi maka para miner akan mengambil timestamp (waktu transaksi) yang pertama sebagai yang valid dan yang kedua sebagai double spending sehingga transaksi kedua akan dianggap tidak valid dan dibatalkan

Para miner didalam setiap mengkonfirmasi pembayaran mereka mendapatkan komisi dari jaringan Bitcoin sebagai operator. Untuk setipa transfr Bitcoin, jaringan bitcoin akan menghitung biaya transfer yang diperlukan secara otomatis tetapi user yang melakukan transfer dapat memberikan bonus biaya transfer tambahan kepada miner untuk mempercepat proses konfirmasi.

Bonus biaya transfer tersebut akan didapatkan oleh miner yang melakukan konfirmasi atas transaksi tersebut


Proses Penciptaan Bitcoin
Pada dasarnya untuk melakukan Bitcoin Mining kita perlu memahami bagaimana proses menghasilkan Bitcoin di dalam proses Miner.

Satoshi, sang pencipta Bitcoin menciptakan suatu dasar pembuatan Bitcoin berdasarkan proses pembalikan matematika (reversing or brute-forcing SHA-256). Tetapi apa itu sebenarnya reversing/brute-forcing SHA-256?

Untuk mudahnya kita dapat mengumpamakannya seperti sebuah soal matematika penjumlahan "130 + 14.870 = 15.000".

Sistem dari Satoshi akan memberikan angka 15.000 kepada seluruh jaringan bitcoin setiap 10 menit sekali dan para miner harus berusaha menebak kedua angka yang berperan dalam penciptaan angka 15.000 tersebut.

Terdapat puluhan ribu kemungkinan atas jawaban itu sehingga seluruh miner harus melakukan "bruce force", menebak seluruh kemungkinan yang ada dan apabila mereka berhasil menebak angka yang betul, mereka akan mendapatkan bonus 1 block bitcoin (peti emas).

Tetapi tentunya algoritma matematikanya tidak sesederhana itu. Dan untuk setiap soal yang berhasil ditebak, algorithm akan otomatis membuat tingkatan kesulitan yang lebih rumit. Kesulitan dari algorithm ini disebut sengan "difficulty rate".

Saat ini ditahun 2014 setiap 1 block berisi 25 BTC. Jumlah isi bonus per block yang diberikan juga telah dirancang untuk terus menyusut menjadi setengahnya setiap 4 tahun sekali atau itu berarti maksimal hanya akan tercipta 21 juta Bitcoin pada tahun 2140. Jumlah yang tidak begitu banyak yang cenderung terus memaksa harga bitcoin untuk terus naik dikarenakan kenaikan demand dari masyarakat global.

Sekarang anda tahu kenapa harga bitcoin terus naik dan tidak terjadi oversupply?

Bitcoin Miner Pool
Dalam melakukan miner, para penambang dapat melakukan miner sendirian (solo-miner) atau bergabung kedalam miner pool.

Apa itu Miner Pool?
Bitcoin Miner Pool pada dasarnya adalah sekumpulan pekerja yang bekerjasama dalam melakukan penambangan Bitcoin untuk melakukan mining bersama. Pada dasarnya saat ini (2013-2017) bitcoin setiap 10 menit akan melakukan potongan 25 BTC yang akan dibayarkan untuk orang yang berhasil melakukan mining. Pada saat anda melakukan solo mining anda memiliki peluang kecil untuk mendapatkannya sebelum didapatkan oleh miner lain. Pada saat melakukan miner melalui mining pool memungkinkan anda mendapatkan hasil lebih kecil tetapi lebih sering karena pekerjaan dibagi sama rata.

Saat ini terdapat berbagai miner pool. Setiap miner pool memiliki perhitungan sendiri bagaimana biaya akan dibayarkan kepada pemilik miner pool. Ada yang mengenakan biaya berdasarkan setiap kali anda melakukan withdraw hasil miner, persentasi hasil miner maupun berbagai biaya lain yang ditentukan oleh si pemilik pool

Untuk melihat daftar mining pool dapat diakses di URL berikut :
Tidak begitu direkomendasikan untuk membuat private mining pool dengan kondisi bitcoin seperti sekarang ini kecuali anda mempunyai ribuan ASIC Bitcoin Miner dengan GHS yang jauh diatas rata-rata.

Lebih baik bergabung dengan mining pool yang sudah ada daripada membuat mining pool server sendiri. Khususnya untuk menjalankan server mining pool anda memerlukan server yang sangat aman dan berkapasitas bandwith sangan besar karena besarnya trafik in-out.

sumber disini

Komentar

Postingan populer dari blog ini

UJIAN SARANA PENGANGKATAN DERAJAT

 

AWAS JEBAKAN CLICKJACKING MENYASAR KE PENGGUNA FACEBOOK

Jakarta, CHIP.co.id - Trend Micro baru saja menemukan adanya clickjacking yang menyasar ke dalam pengguna facebook di beberapa negara termasuk Indonesia. Salah satu jebakan clickjacking yang ditemukan, berupa tiket gratis menjelang premier-nya film box office dunia Twilight Saga: Breaking Dawn Part 2, yang dinantikan oleh jutaan fans di seluruh dunia. Sebuah foto yang memajang sosok Robert Pattinson dan Kristen Stewart, dua pemeran utama film tersebut, dijadikan sebagai ‘alat pancingan’ berikut dengan linknya dan disebarkan lewat Facebook. Dengan mengusung judul “Get A Free Tickets to Twilight Breaking Dawn Part 2!”, pengguna Facebook disarankan agar tidak meng-klik dan percaya begitu saja dengan tawaran tiket gratis premier dunia Twilight Saga. Jika pengguna mengklik tombol “Share Link” maka postingan tersebut otomatis akan di-share di wall pengguna agar menjaring lebih banyak korban. Nah, jika gambar atau teks diklik, maka pengguna akan diarahkan ke sebuah halaman survei u...

JENIS LISENSI PERANGKAT LUNAK

Dalam dunia teknologi informasi, perangkat lunak memainkan peran penting dalam berbagai aspek kehidupan kita, mulai dari pekerjaan hingga hiburan. Namun, tidak semua perangkat lunak diciptakan sama. Salah satu aspek penting yang membedakan perangkat lunak adalah jenis lisensinya. Lisensi perangkat lunak menentukan bagaimana perangkat lunak tersebut dapat digunakan, didistribusikan, dan dimodifikasi oleh pengguna. Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai jenis lisensi perangkat lunak yang umum digunakan dan apa yang membedakannya satu sama lain. 1. Lisensi Proprietary (Hak Milik) Lisensi proprietary adalah jenis lisensi di mana perangkat lunak dimiliki oleh individu atau perusahaan yang memiliki hak eksklusif untuk mendistribusikan dan mengubah perangkat lunak tersebut. Pengguna harus membeli lisensi untuk menggunakan perangkat lunak ini, dan biasanya tidak diizinkan untuk melihat atau memodifikasi kode sumbernya. Contoh perangkat lunak dengan lisensi proprietary adalah Microsoft ...